Mengenal Anak Autis
setiap anak autis adalah unik.
kebanyakan anak autis tidak bisa memasukkan semua informasi ke dalam pikirannya baik informasi yang berasal dari penglihatannya, pendengarannya, maupun dari sentuhan. oleh karena itu bagi seorang yang autis sangat sulit untuk bersosialisasi ini disebabkan oleh keterbatasannya dalam berbicara dan mencerna informasi yang ditangkapnya.
ada 3 macam anak autis berdasarkan perilakunya:
1. autis yang suka menyendiri
- mereka sangat suka memperhatikan hal kecil, seperti sangat fokus pada satu objek misalnya ada luka di bagian kuku, maka mereka akan terus memperhatikan kuku tersebut.
- menghindari interaksi sosial bahkan sama sekali tidak mau berinteraksi (sibuk dengan dunia mereka sendiri)
- sebagian dari mereka memiliki penglihatan yang baik
- memiliki IQ rendah bahkan sangat rendah
2. autis pasif
- memiliki IQ lebih tinggi dibandingkan jenis autis yang menyendiri dan sebagian dari mereka lebih pintar dibandingan jenis autis yang menyendiri
- mudah dipandu, mudah didekati, namun tidak aktif saat berinteraksi sosial. biasanya mereka memiliki kesulitan dalam menjawab pertanyaan dan sulit memulai pembicaraan
3. autis aktif
- memiliki IQ normal bahkan tinggi atau diatas rata-rata
- memiliki bakat dalam bidang matematika, logika dan ilmu komputer
- memiliki hobi dan bakat yang berbeda dari pada anak normal lainnya
- dapat bersosialisasi dan beradaptasi dengan lingkungannya
anak autis merasakan dunianya secara berbeda. dia memproses rangsangan, informasi, dengan cara yang berbeda ketimbang anak normal lainnya. oleh karena itu anak autis terlihat berbeda dari pada anak normal lainnya.
seorang yang autis sangat memerlukan dukungan dan perhatian oleh orang tua, keluarga terdekatnya untuk mengarahkan dan mengontrol perilakunya.


Komentar
Posting Komentar